Langsung ke konten utama

Tertarik Dengan Jasa Jakarta, Begini Sistemnya

Mengenal Proses Expor Impor | Jasa Import Borongan Terpercaya

Jasa Import Borongan Door To Door Terpercaya

Proses Ekspor Impor (EXIM) tentunya bukan hal yang mudah dan tidak dapat dilakukan dengan sembarangan, banyak sekali tahapan yang memang harus dilalui oleh kedua pihak (importir dan eksportir). Tahapan yang dilakukan juga sangat penting jadi transaksi dan penerimaan barang tidak dapat berlangsung cepat.

Untuk kalian yang sedang ingin tahu tentang proses ekspor dan impor alangkah baiknya membaca artikel yang akan kami bahas berikut ini.

Sales Contract

Tahapan pertama untuk proses ekspor impor yaitu Sales Contract. Sales contract merupakan surat persetujuan yang menghubungkan antara penjual dan pembeli (eksportir dan importir). Surat ini adalah bentuk follow up dari pemesanan produk oleh pihak pembeli (importir).

Dalam surat sales contract ini terdapat beberapa persyaratan pembayaran antara lainnya seperti harga, jumlah, kualitas, cara pendistribusian dan lain sebagainya.

Biasanya pihak eskportir mengirimkan dua macam surat Sales Contract yang mana salah satunya ditandatangani pihak pembeli (importir) jika sudah mencapai kesepakatan. Sementara satu surat lagi disimpan oleh pihak importir untuk pemberkasan.

Proses Pembukaan L/C

Tahapan proses ekspor impor selanjutnya yaitu Letter of Credit atau L/C yang merupakan sebuah jaminan yang berasal dari pihak bank penerbit kepada eskportir. Jaminan ini sesuai dengan intruksi yang disampaikan oleh pihak eksportir yang melakukan pembayaran. Proses pembayaran biasanya dilakukan dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan penyerahan berkas yang diminta oleh pihak importir.


Pengiriman Kargo

Tahapan selanjutnya yaitu Pengiriman Kargo. Hal ini merupakan sebuah tanda bahwa eksportir sudah mengirimkan barangnya kepada pihak importir. Barang yang dikirimkan juga sudah sesuai dengan yang tercantum didalam dokumen L/C. Tahapan-tahapan pengiriman kargo terbagi menjadi 3 antara lainnya yaitu :

1. Pemesanan Pengiriman (Shipment Booking)

Dokumen L/C akan dijadikan sebagai acuan oleh pihak eksportir dalam proses ekspor impor terkait dengan pengiriman kargo dan eksportir selanjutnya melakukan Shipment Booking (pemesanan pengiriman) kepada perusahaan pengiriman yang sesuai dengan Surat Sales Contract.

Selanjutnya, eksportir harus melakukan pengurusan pemberitahuan ekspor barang atau PEB di bagian Bea Cukai. Pihak eskprotir juga melakukan pembayaran pajak ekspor kepada bagian Advising Bank.

2. Pengiriman Barang

Dalam proses ekspor impor terdapat kontrak angkutan, bukti penerimaan barang, dokumen kapal, bukti kepemilikan barang yang dibawa oleh Shipping Company. Selanjutnya dokumen tersebut diserahkan kepada bagian advising bank dan diteruskan ke bagian opening bank.

Selanjutnya perusahaan shipping akan mengangkut kargo ke pelabuhan yang akan dituju sesuai dengan Bill of Lading.

3. Penerimaan Dokumen

Dokumen dokumen pengangkutan selanjutnya akan diterima oleh pihak pembeli (importir) jika pembayaran kepada pihak opening bank sudah dilakukan. Dokuemn tersebut akan digunakan dalam mengurus import clearance yang akan dilakukan bersama pihak Bea Cukai. Jika biaya pengiriman sudah lunas maka mereka dapat menyerahkan kargo kepada pihak pembeli (importir).

Proses Negosiasi Dokumen Pengiriman

Proses ini merupakan proses klaim barang yang sudah dibayar oleh pihak importir. Didalam proses ini terdapat beberapa kegiatan antara lainnya seperti Pemeriksaan dokumen LC, dokumen pengiriman, dan penyerahan bukti pembayaran. Pihak importir akan menerima pemberitahuan dari pihak opening bank terkait dengan penerimaan dokumen. Selanjutnya dokumen tersebut digunakan untuk klaim barang dari agen pengiriman dan bea cukai.

Nah demikian merupakan proses proses yang harus kalian lakukan terkait dengan ekspor impor. Jika kalian inginmelakukan import barang kalian dapat melakukannya di PT. MITRA ALYA PRATAMA Jasa Import Borongan. Perusahaan shipping ini menyediakan berbagai layanan impor mulai dari Jasa Import Borongan, import undername, import door to door.

Kalian dapat menggunakan jasa yang disediakan oleh PT. MITRA ALYA PRATAMA untuk melakukan proses impor kargo dari luar negeri. Perusahaan ini juga melayani beberapa pengiriman impor seperti jasa import dari china, jasa import dari Singapore, jasa import dari Malaysia, jasa import dari Bangkok, jasa import dari Taiwan dan jasa import dari Hongkong.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jasa Import Borongan Door to Door Terpercaya Di Indonesia

APA YANG DIMAKSUD DENGAN JASA IMPORT BORONGAN? Jasa Import Borongan merupakan jasa yang menghandel keseluruhan proses import mulai dari proses pengiriman barang dari negara asal hingga sampai ke negara tujuan. Impor adalah satu proses pembelian barang atau jasa dari negara lain untuk masuk ke dalam negeri. Dan pada umumnya import dalam skala besar akan dikenakan bea cukai, baik bagi yang mengirim maupun yang menerima. Ada beberapa jenis barang yang bisa kalian beli dari negara lain, tetapi yang paling populer adalah mobil, kendaraan bermotor, kosmetik, elektronik, dan fashion. Dalam industri kargo, salah satu metode pengiriman Import yang paling umum adalah pengiriman dari pintu ke pintu atau disebut door to door, di mana pengiriman ditempatkan di titik asal dan kemudian ke titik tujuan. Layanan door-to-door juga dapat digambarkan sebagai layanan di mana kalian sebagai pelanggan, tidak perlu melakukan pengiriman atau harus mengangkut barang kalian ke tempat pengiriman. Dan kemudahan pe

Ketentuan Angka Pengenal Importir ( API )

  Dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) RI No.31/M-DAG/PER/7/2007 tentang Angka Pengenal Importir (API) yang ditetapkan pada tanggal 20 Juli 2007, disebutkan bahwa perusahaan yang berlaku sebagai importir dan dalam transaksi perdagangannya akan membuka letter of credit (L/C) WAJIB memiliki Angka Pengenal Importir (API). Pengertian API sendiri adalah tanda pengenal sebagai importir yang harus dimiliki setiap perusahaan yang melakukan perdagangan impor dan berlaku untuk setiap kegiatan impor wilayah pabean di seluruh Indonesia. Sedangkan transaksi perdagangan impor hanya dapat dilaukan oleh perusahaan dagang, perusahaan industri, Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKS) atau perusahaan penanaman modal yang telah memiliki API. Sedangkan macam-macam kategori API adalah sebagai berikut : API Umum (API-U) Berlaku untuk kantor pusat perusahaan dan seluruh kantor cabangnya. Wajib dimiliki oleh setiap PERUSAHAAN DAGANG yang melakukan impor. Berlaku selama 5 tahun terhitung sejak tanggal di